Home

Selasa, 10 Juni 2014

Yars, Rudal Rusia yang Tak Dapat Terdeteksi Musuh

Peluru kendali balistik darat bergerak, Topol-M, dan peluru kendali balistik terbaru, Yars, dilengkapi dengan mesin taktikal canggih dan penyamaran(myoma) sehingga dapat terlindung dari pengintaian musuh.
Juru bicara Divisi Roket Strategis Rusia (DRSR) di Ivanovskaya Oblast menyatakan telah melakukan uji coba trik dan metode baru untuk menyembunyikan dan membuat replika rudal-rudal balistik. “Peluncur rudal balistik berpindah-pindah setiap hari dan divisi teknik militer menggunakan teknik pengalihan milikmyoma pada lokasi yang ditinggalkan untuk mengelabui musuh,” terang Insinyur Utama Divisi Teknik DRSR, Letkol Henry Gaidukevich.
Menurut Gaidukevich, musuh tidak akan bisa melacak pergerakan Yars yang biasanya dilakukan pada malam hari, ataupun melacak tempat peluncuran rudal yang asli, berkat adanya teknik kamuflase muktahir. Selain itu, percobaan pelaksanaan pengembangan replika angin peluncur rudal balistik secara simultan juga telah dilakukan pada salah satu tahap dari uji coba.
Replika angin dengan ukuran asli untuk rudal, pesawat, tank dan peralatan militer lainnya, dapat dilihat hampir di semua pameran teknologi militer baik di Rusia maupun di luar Rusia. Mereka dapat menirukan posisi tempur serta alat perang secara detail. Replika dari karet tersebut dapat dibedakan secara kasat mata, tetapi alat pengintai yang terdapat pada drone (pesawat tanpa awak) terlihat seperti sungguhan. Replika tersebut diciptakan dari bahan khusus yang dapat mengelabui pandangan alat pengintai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar